//
FUNGSI DAN TUGAS KEPALA SEKOLAH

LAPORAN OBSERVASI

PENGELOLAAN SEKOLAH

DI SDN BENDOGERIT I KOTA BLITAR

 

Laporan Ini disusun untuk memenuhi

Tugas akhir kegiatan praktik pengalaman lapangan

Di SDN Bendogerit I kota Blitar

 

 

 

 

 

Disusun Oleh :

Windra Jemi Rokhmad           NIM. 106153205446

Ela Dwi Christiani                   NIM. 106153205447

Kartika Sulistiowarni               NIM. 106153205448

Ika Yuliati                                 NIM. 106153205449

Andri Kurnia Septa                 NIM. 106153205450

Agus Zaenal Fanani                 NIM. 106153205451

Ririd Dwi Rahayu                    NIM. 106153205453

Dessy Resty Lova                     NIM. 106153205454

Nur Fatwa Khoirun Hanim    NIM. 106153205455

Lini Anggraini Rahayu           NIM. 106153205457

 

UNIVERSITAS NEGERI MALANG

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

JURUSAN KSDP

PRODI D-II PGSD PP III BLITAR

OKTOBER 2008

 

 

LEMBAR PENGESAHAN

 

Laporan ini disetujui pada:

Tanggal:………………….

Mengetahui

Dosen Pembimbing

Dra. Yuli Widiarti, S.Pd

NIP.

Kepala SDN Bendogerit I

Murtiasih, S.pd

NIP.

Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang maha Esa, atas limpahan rahmad serta hidayahnya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan laporan hasil observasi sekolah di SDN Bendogerit I Kota blitar.

Laporan hasil observasi di SDN Bendogerit I ini disusun sebagai rangkaian kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan yang dilaksanakan secara berurutan mulai tanggal ? sampai dengan ?. Laporan ini juga merupakan tugas akhir dari mahasiswa

DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL LAPORAN……………………………………………………………………

LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………………………

KATA PENGANTAR…………………………………………………………………

DAFTAR ISI…………………………………………………………………………..

DAFTAR LAMPIRAN………………………………………………………………..

BAB I PENDAHULUAN

  1. Rasional…………………………………………………………………….
  2. Tujuan………………………………………………………………………
  3. Ruang Lingkup……………………………………………………………..

BAB II HASIL OBSERVASI

  1. Organisasi Sekolah
  1. Sejarah Singkat Berdirinya Sekolah……………………………………………..
  2. Struktur Organisasi dan kantor Sekolah beserta Tugasnya……………………..
  3. Kebijakan Sekolah dalam Bidang Organisasi Sekolah…………………………
  1. Kurikulum Sekolah
  1. Kelengkapan Kurikulum SD……………………………………………………
  2. Struktur Program Kurikulum……………………………………………………
  3. Program Tahunan, Program Semester, Pembagian Tugas Guru, dan Penyusun Jadwal Pelajaran…………………………………………………………………
  4. Pelaksanaan Penyusunan Persiapan Mengajar dan Presensi Harian……………..
  5. Pelaksanaan Penilaian Meliputi Jenis, Bentuk, dan Kriteria…………………….
  6. Pengaturan Laporan Kemajuan Siswa…………………………………………..
  7. Kebijakan Sekolah di Bidang Pengajaran
  1. Kesiswaan
  1. Perencanaan dan Penerimaan Siswa Baru………………………………………
  2. Pengaturan Pengelompokan Siswa…………………………………………….
  3. Pencatatan Kehadiran Siswa di Sekolah………………………………………
  4. Pengaturan Pembinaan dan Tata Tertib Siswa………………………………..
  5. Pengaturan Mutasi Siswa……………………………………………………..
  6. Pengaturan Alumni……………………………………………………………
  7. Pengaturan Kegiatan Ekstrakurikuler………………………………………..
  8. Kebijakan Sekolah di Bidang Kesiswaan…………………………………….
  1. Kepegawaian
  1. Daftar Urut Kepangkatan Pegawai……………………………………………
  2. Mekanisme Pengadaan, Pengangkatan, Kenaikan pangkat, dan Mutasi Pegawai SD……………………………………………………………………………..
  3. Pelaksanaan Peraturan Disiplin PNS………………………………………….
  4. Pelaksanaan Penilaian (DP 3) PNS……………………………………………
  5. Pengaturan Kesejahteraan Pegawai……………………………………………
  6. Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Profesi Pegawai……………….
  7. Kebijakan Kepala Sekolah di Bidang Kepegawaian…………………………
  1. Keuangan
  1. Cara Mendapatkan Sumber Keuangan Sekolah………………………………….
  2. Mekanisme Pencairan dan Pengelolaan Dana (DPP)……………………………
  3. Pengelolaan Dana dari Masyarakat………………………………………………..
  4. Pengelolaan Dana dari Sumber-sumber Lain……………………………………
  5. Kebijakan Sekolah di Bidang Pengelolaan Keuangan…………………………
  1. Prasarana dan Sarana Sekolah
  1. Denah Gedung dan Fasilitas Sekolah……………………………………………..
  2. Perencanaan dan Pelaksanaan Inventarisasi………………………………………
  3. Pengaturan Pendayagunaan Prasarana dan Sarana Sekolah……………………..
  4. Pengaturan Pemeliharaan Prasarana dan Sarana Sekolah……………………..
  5. Kebijakan Sekolah di Bidang Pengaturan Prasarana dan Sarana Sekolah……..
  1. Hubungan Masyarakat
  1. Hubungan Kerjasama Sekolah dengan Masyarakat…………………………….
  2. Usaha dan Cara Pendayagunaan Sumber Daya Lingkungan………………….
  3. Pengaturan Peringatan Hari-hari Besar Nasional dan Upacara Bendera……….
  4. Kebijakan Sekolah di Bidang Hubungan Masyarakat……………………………

BAB III PEMBAHASAN

  1. Organisasi Sekolah………………………………………………………………
  2. Kurikulum Sekolah……………………………………………………………..
  3. Kesiswaan……………………………………………………………………..
  4. Kepegawaian…………………………………………………………………..
  5. Keuangan……………………………………………………………………..
  6. Prasaran dan Sarana Sekolah………………………………………………..
  7. Hubungan Masyarakat…………………………………………………………..

BAB IV PENUTUP

  1. Kesimpulan……………………………………………………………………..
  2. Saran……………………………………………………………………………

LAMPIRAN-LAMPIRAN

DAFTAR LAMPIRAN

  1. Organisasi Sekolah
  2. Kurikulum Sekolah
  3. Kesiswaan
  4. Kepegawaian
  5. Keuangan
  6. Prasarana dan Sarana Sekolah
  7. Hubungan Masyarakat

BAB I

PENDAHULUAN

Sebagai kegiatan akhir dari PPL dan sebagai kegiatan integral dalam PPL adalah menyususn laporan ini tentang pengelolaan sekolah. Kegiatan penulisan laporan ini disusun berdasarkan hasil observasi pengelolaan sekolah dibawah bimbingan Kepala Sekolah SDN Bendogerit 1 Kota Blitar.

  1. A.    Rasional

Seorang guru mempunyai tugas yang kompleks, tidak hanya yang berkaitan langsung dengan kegiatan proses belajar mengajar tetapi juga hal-hal yang secara tidak langsung berkaitan dengan proses belajar mengajar, misalnya menyusun persiapan mengajar tertulis, administrasi, mengelola sumber belajar dan lain-lain. Dimana kesemuanya itu saling menunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar. Untuk itu seorang guru harus memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan merencanakan dan mengelola proses-proses belajar mengajar.

  1. B.     Tujuan

Kegiatan penyusunan laporan dimaksudkan :

  1. Agar mahasiswa memiliki pemahaman dan pengalaman factual tentang penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran serta keterempilan mengajar di Sekolah Dasar.
  2. Agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan dan situasi di sekolah
  3. Memberi informasi kondisi dan situasi sekolah secara fisik
  4. Mempersiapkan mahasiswa sebelum melakukan PPL
  5. Memberi informasi pelaksanaan pengelolaan kelas
  6. Melatih mahasiswa untuk bersikap dan mampu membaca situasi yang sedang dihadapi sekaligus berusaha memecahkannya
  7. Melatih mahasiswa berkomunikasi dengan masyarakat sekolah
  8. Merupakan tugas perkuliahan
  1. C.    Ruang Lingkup Penulisan Laporan

Pengelolaan sekolah mencakup semua kegiatan yang ada di sekolah, baik administrasi maupun pengajaran yang mencakup tentang administrasi yaitu :

  1. Organisasi Sekolah
  2. Kurikulum Sekolah
  3. Kesiswaan Sekolah
  4. Kepegawaian Sekolah
  5. Keuangan Sekolah
  6. Prasarana dan Sarana Sekolah
  7. Hubungan Masyarakat

BAB II

HASIL OBSERVASI

Fungsi dan tugas kepala sekolah

  1. 1.      KEPALA SEKOLAH

Kepala sekolah berfungsi dan bertugas sebagai educator, manajer, administrator dan supervisor, pemimpin/leader innovator, motivator.

  1. a.      Kepala sekolah selaku edukator :

Kepala sekolah selaku edukator bertugas melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien (lihat tugas guru)

  1. b.      Kepala sekolah selaku manajer mempunyai tugas:
  1. menyusun perencanaan
  2. mengorganisasikan kegiatan
  3. mengarahkan kegiatan
  4. mengkoordinasikan kegiatan
  5. menentukan kebijaksanaan
  6. melakukan evaluasi terhadap kegiatan
  7. menentukan kebijaksanaan
  8. mengadakan rapat
  9. mengambil keputusan
  10. mengatur proses belajar mengajar
  11. mengatur administrasi, ketatausahaan, siswa, ketenagaan, sarana dan prasarana, keuangan/RAPBS, humas
  12. mengatur organisasi siswa intra sekolah (OSIS)
  13. mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat dan instansi
  1. c.       Kepala sekolah selaku administrator bertugas menyelenggarakan administrasi:
  1. perencanaan
  2. pengorganisasian
  3. pengarahan
  4. pengkoordinasian
  5. pengawasan
  6. kurikulum
  7. kesiswaan
  8. ketatausahaan
  9. ketenagaan
  10. kantor
  11. keuangan
  12. sarana dan prasarana
  13. perpustakaan
  14. laboratorium
  15. ruang keterampilan/kesenian
  16. bimbingan konseling
  17. UKS
  18. OSIS
  19. serbaguna
  20. media
  21. gudang
  22. 7 K
  1. d.      Kepala sekolah selaku supervisor bertugas menyelenggarakan supervisi mengenai:
  1. proses belajar mengajar
  2. kegiatan guru kelas, termasuk BP kelas
  3. kegiatan ekstrakurikuler
  4. kegiatan ketatausahaan
  5. kegiatan kerjasama dengan komite sekolah, masyarakat dan instansi terkait
  6. sarana dan prasarana
  7. keuangan sekolah
  8. kegiatan 7 K
  1. e.       Kepala sekolah sebagai pemimpin/leader:
  1. dapat dipercaya, jujur dan bertanggung jawab
  2. memahami kondisi guru, karyawan dan siswa
  3. memiliki visi dan memahami misi sekolah
  4. mengambil keputusan urusan intern dan ekstern sekolah
  5. membuat, mencari dan memilih gagasan baru
  1. f.       Kepala sekolah sebagai inovator:
  1. melakukan pembaharuan dibidang:
  1. KBM
  2. BK
  3. Ekstrakurikuler
  4. Pengadaan
  1. melaksanakan pembinaan guru dan karyawan
  2. melakukan pembaharuan dalam menggali sumber daya di komite sekolah dan masyarakat
  1. g.      Kepala sekolah sebagai motivator:

1.   mengatur ruang kantor yang konduktif untuk bekerja

  1. mengatur ruang kantor yang konduktif untuk KBM / BK
  2. mengatur ruang laboratorium yang konduktif untuk praktikum
  3. mengatur ruang perpustakaan yang konduktif untuk belajar
  4. mengatur halaman/lingkungan sekolah yang sejuk dan teratur
  5. menciptakan hubungan kerja yang harmonis sesame guru dan karyawan
  6. menciptakan hubungan kerja yang harmonis antar sekolah dan lingkungan
  7. menerapkan prinsip penghargaan dan hukuman dalam melaksanakan tugasnya, Kepala Sekolah dapat mendelegasikan kepada Wakil Kepala Sekolah.
  1. 2.      URAIAN TUGAS URUSAN-URUSAN.

Dalam melaksanakan tugasnya Kepala Sekolah dibantu urusan-urusan:

  1. a.      Kurikulum
  2. menyusun dan menjabarkan kalender Pendidikan
  3. menyusun pembagian tugas dan jadwal pelajaran
  4. mengatur penyusunan Program Pengajaran (Program Semester, Program Satuan Pelajaran, dan persiapan mengajar, penjabaran dan penyesuaian kurikulum)
  5. mengatur peklaksanaan kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler
  6. mengatur pelaksanaan program penilaian criteria kenaikan kelas, criteria kelulusan, dan pelaporan kemajuan siswa, serta pembagian rapor dan STTB
  7. mengatur pelaksanaan program perbaikan dan pengajaran
  8. mengatur pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar
  9. mengatur pengembangan KKG dan koordinator mata pelajaran
  10. mengatur mutasi siswa
  11. menyusun laporan
  1. b.      Kesiswaan:
  2. mengatur Program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
  3. mengatur dan mengkoordinasikan pelaksanaan 7 K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, kesehatan dan kerindangan)
  4. mengatur dan membina program kegiatan kesiswaan meliputi kepramukaan, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Patroli Keamanan Sekolah (PKS), Drum Band, O;ahraga dan Seni
  5. mengatur Program kegiatan Pondok Romadhon
  6. menyusun dan mengatur pelaksanaan pemilihan siswa teladan sekolah
  7. menyelenggarakan cerdas cermat, olahraga prestasi
  8. menyeleksi calon siswa untuk diusulkan mendapat beasiswa
  1. c.       Sarana prasarana:
  2. merencanakan kebutuhan sarana prasarana untuk menunjang proses belajar mengajar
  3. merencanakan program pengadaannya
  4. mengatur pemanfaatan sarana dan prasarana
  5. mengelola perawatan, perbaikan
  6. mengatur pembakuannya
  7. menyusun laporan
  1. d.      Hubungan dengan masyarakat:
    1. mengatur dan mengembangkan hubungan dengan Komite Sekolah, Dunia Usaha dan Instansi lain
    2. mengadakan bakti sosial, karyawisata
    3. menyelenggarakan pameran hasil pendidikan di sekolah (gebyar Pendidikan)
    4. menyusun laporan
  1. 3.      GURU

guru bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah dan mempunyai tugas melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar secara efektif dan efisien.

Tugas dan tanggungjawab seorang guru meliputi:

  1. membuat perangkat program pengajaran:
  2. melaksanakan kegiatan pembelajaran / KBM
  3. melaksanakan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum, ujian akhir
  4. melaksanakan analisis hasil ulangan harian
  5. menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
  6. mengisi daftar nilai siswa
  7. melaksanakan kegiatan membimbing (Pengimbasan Pengetahuan) kepada guru lain dalam proses kegiatan belajar mengajar
  8. membuat alat pelajaran/alat peraga
  9. menumbuh kembangkan sikap menghargai karya seni
  10. mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
  11. melaksanakan tugas tertentu di sekolah
  12. mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggungjawabnya
  13. membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar siswa
  14. mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pengajaran
  15. mengatur kebersihan ruang kelas dan ruang praktikum
  16. mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk menaikkan pangkatnya
  1. 4.      GURU KELAS

Guru kelas selain melaksanakan tugas sebagai guru, juga membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. pengelolaan kelas
  2. penyelenggaraan administrasi kelas meliputi:
  1. denah tempat duduk siswa
  2. papan absen siswa
  3. daftar pelajaran siswa
  4. daftar piket kelas
  5. buku absensi siswa
  6. buku kegiatan pembelajaran/ jurnal
  7. tata tertib siswa
  8. penyusunan pembuatan statistik bulanan siswa
  9. pengisian daftar kumpulan nilai siswa (legger)
  10. pembuatan catatan khusus tentang siswa
  11. pencatatan mutasi siswa
  12. pengisian buku penilaian hasil belajar
  13. pengisian buku laporan penilaian hasil siswa
  14. melaksanakan administrasi kelas
  1. melaksanakan tugas bimbingan dan konseling di kelas:
  1. penyusunan program dan pelaksanaan bimbingan dan konseling
  2. koordinasi dengan kepala sekolah dalam rangka mengatasi masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa tentang kesulitan belajar
  3. memberikan layanan dan bimbingan kepada siswa agar lebih berprestasi dalam kegiatan belajar
  4. memberikan saran dan pertimbangan kepada siswa dalam memperoleh gambanran tentang lanjutan pendidikan
  5. mengadakan penilaian pelaksanaan bimbingan dan konseling
  6. menyusun dan melaksanakan program tindak lanjut bimbingan dan konseling
  7. menyusun laporan pelaksanaan bimbingan konseling
  1. 5.      URUSAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Urusan Perpustakaan sekolah membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. perencanaan pengadaan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika
  2. pengurusan pelayanan perpustakaan
  3. pemeliharaan dan perbaikan buku-buku/bahan pustaka/media elektronika
  4. inventarisasi dan pengadministrasian buku-buku/bahan pustaka/media elektronika
  5. melakukan layanan bagi siswa, guru dan tenaga kependidikan lainnya, serta masyarakat
  6. penyimpanan buku-buku perpustakaan/media elektronika
  7. menyusun tata tertib perpustakaan
  8. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan perpustakaan secara berkala
  1. 6.      URUSAN LABORATORIUM

Pengelola Laboratorium membantu kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. perencanaan pengadaan alat dan bahan laboratorium
  2. menyusun jadwal dan tata tertib penggunaan laboratorium
  3. mengatur penyimpanan dan daftar alat-alat laboratorium
  4. inventarisasi dan pengadministrasian peminjam alat-alat laboratorium
  5. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan laboratorium
  1. 7.      PENJAGA SEKOLAH

Penjaga sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:

  1. mengusulkan keperluan alat perkebunan
  2. merencanakan distribusi, jenis dan pemilah tanaman
  3. menjaga kebersihan dan keindahan tanaman serta kerindangan
  4. merawat tanaman dan infrastrukurnya (pagar, saluran air)
  5. merawat dan memperbaiki peralatan kebun
  6. membuang sampah kebun dan lingkungan sekolah ke tempat sampah
  7. mengisi buku catatan kejadian
  8. mengantar/memberi petunjuk tamu sekolah
  9. mengamankan pelaksanaan upacara, PBM, EBTA/EBTANAS, Rapat
  10. menjaga ketenangan dan keamanan kampus sekolah siang dan malam
  11. merawat peralatan jaga malam
  12. melaporkan kejadian luar biasa secepatnya kepada kepala sekolah.
  1. 8.      URUSAN TATA USAHA

Urusan tata usaha seklah mempunyai tugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan bertanggungjawab kepada kepala sekolah dalam kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  1. penyusunan program kerja tata usaha sekolah
  2. membantu bendahara dalam pembukuan keuangan sekolah
  3. pengurusan administrasi dan ketenagaan siswa
  4. penyusunan administrasi kelengkapan sekolah
  5. pengelolaan administrasi persuratan
  6. penyusunan dan penyajian data/statistik sekolah
  7. mengkoordinasikan dan melaksanakan 7-K
  8. penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pengurusan ketatausahaan secara berkala
  1. 9.      GURU PIKET

Guru piket bertugas membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:

  1. mengecek dan mencatat guru yang masuk dan tidak masuk
  2. menggantikan tugas guru yang tidak masuk
  3. memberikan tugas pada kelas yang kosong
  4. melaporkan kejadian-kejadian yang penting
  1. 10.  PEMEGANG KAS KEUANGAN SEKOLAH

Pemegang kas keuangan sekolah membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:

  1. mengambil/menghimpun dan menyimpan dana
  2. membukukan/mengadministrasikan penggunaan keuangan sesuai dengan program kerja
  3. mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugasnya setiap akhir bulan kepada kepala sekolah
  1. 11.  PEMBINA EKSTRA KURIKULER

Guru Pembina ekstra kurikuler bertugas membantu kepala sekolah dalam kegiatan sebagai berikut:

  1. menyusun dan melaksanakan program kegiatan ekstra kurikuler sesuai bidang tugasnya
  2. berkoordinasi dengan kepala sekolah/guru urusan kesiswaan dalam melakukan tugasnya
  3. mengamati, menilai dan mengadministrasikan perkembangna dan kemajuan siswa yang dibimbingnya
  4. menumbuh kembangkan ketrampilan/keahlian dan prestasi yang dimiliki seseuai dengan bakat dan minat siswa
  5. melaporkan kegiatannya kepada Kepala Sekolah

Hubungan masyarakat

Sekolah dasar negeri Bendogerit I adalah sekolah yang besar. Hal ini dapat dilihat dari jumlah siswa yang mencapai 755 siswa dan terbagi menjadi 18 kelas. Jumlah siswa yang banyak ini mempengaruhi jumalah guru dan tenaga kependidikan. Jumalah guru di SDN Bendogerit I 33 orang dan 5 orang tenaga kependidikan (terdiri dari 2 orang tenaga administrasi, 2 orang pengurus perpustakaan dan seorang satpam).

Untuk mengatasi masalah-masalah yang terjadi di sekolah, pihak sekolah menjalin hubungan dengan masyarakat sekitar dan juga dengan wali murid.

  1. a.      Hubungan SDN Bendogerut 01 dengan masyarkat sekitar

pihak SDN Bendogerit 01 dengan masyarakat sekitar menjalin hubungan yang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dengan adanya hunbungan timbal-balik antara kedua belah pihak.Kedunya saling memberi dan menerima bantuan.

Contoh bantuan yang diberikan pihak sekolah kepada masyarakat sekitar antara lain sebagai berikut:

  1. Pemberian zakat pada bulan Ramadhan kepada warga sekitar yang kurang mampu.
  2. Pemberian daging korban pada hari raya Kurban dan lain-lain.

Contoh bantuan yang diberikan masyarakat pada sekolah adalah sebagai berikut:

  1. Penyediaan air
  2. Bantuan tenaga pada saat perbaikan gedung sekolah.
  3. Mendukung setiap kegiatan yang diadakan sekolah selama kegitan tersebut tidak merugikan masyarakat sekitar.

Selain yang disebutkan di atas, ada kegiatan lain yang mencerminkan kegiatan baik antara sekolah dengan masyarakat sekitar. Misalnya pada hari raya semua guru mengadakan halal bihalal dengan mengundang warga sekitar.

B. Hubungan SDN Bendogerit 1 dengan Wali Murid

Selain menjalin hubungan dengan masyarakat sekotar,SDN Bendogerit 1 juga melakukan kerja sama dengan wali murid. Sebagai wadah untuk mempererat hubungan antara wali murid dengan pihak sekolah dibentuklah paguyuban dan komite. Paguyuban adalah suatu wadah untuk menyalurkan aspirasi kepada pihak sekolah. Paguyuban ini didirikan oleh wali kelas dari masing-masing kelas. Maka mulai kelas 1 sampai kelas 6 terdapat 16 paguyuban. Setiap kegiatan yang diadakan oleh paguyuban selalu mendapat persetujuan dari pihak sekolah. Paguyuban di SDN Bendogerit 1 tidak melakukan pertemuaan secara rutin tetapi hanya pada saat sekolah akan melakukan kegiatan. Contoh nyata dari kerja paguyuban adalah paguyuban dari kelas 1 dan 2 membantu pengadaan LCD dan Laptop yang akan dipasang pada masing-masing kelas.

Sedangkan komite adalah gabungan dari beberapa paguyuban. Untuk mengefektifkan kerja komite dibentuklah struktur organisasi komite yang terdiri dari ketua, wakil, sekretaris dan anggota. Berbeda dengan paguyuban, komite melakukan pertemuan secara rutin minimal setiap enam bulan sekali. Meskipun paguyuban dan komite adalah dua wadah yang berbeda namun dalam kerja, keduanya memiliki hubungan langsung dengan pihak sekolah.

ALUR KERJA HUMAS SDN BENDOGERIT I

C. KESISWAAN

1.  Penerimaan dan Perencanaan Siswa Baru

Pelaksanaan dan perencanaan siswa baru di SDN Bendogerit 01 dilaksanaan satu tahun sekali  dengan berdasarkan pada program pendidikan yang telah disusun oleh pihak sekolah dan komite sekolah. Pendaftaran tersebut dilaksanakan minggu pertama bulan Juli.

Adapun syarat-syarat penerimaan  siswa baru di SDN Bendogerit 01 adalah sebagai berikut.

  • Mengisi formlir pendaftaran.
  • Menyerahkan akta kelahiran.
  • Menyerahkan ijazah TK.
  • Mengisi surat pernyataan.
  • Diprioritaskan pendaftar yang berumur 7 tahun.
  • Diprioritaskan berdomisili di sekitar sekolah.
  • Menyerahkan foto 2 lembar.

2. Pengaturan Pengelompokan Siswa

Pengaturan pengelompokan siswa di dalam kelas di atur oleh guru dan siswa sendiri.

  1. 3.      Pencatatan Kehadiran Siswa di Sekolah

Pencatatan kehadiran siswa dilaksanakan melalui absensi yang dilakukan oleh guru.

Absensi siswa dilakukan dengan cara:

  • Absensi siswa yang dipegang oleh guru
  • Absensi siswa yang di tulis di papan absen yang ada di setiap kelas
  1. 4.      Pengaturan pembinaan dan tata tertib siswa

Pembinaan siswa tidak hanya dilakukan oleh guru wali kelas tetapi peran serta orang tua wali sangat dibutuhkan. Agar kelancaran proses KBM berjalan dengan baik disusunlah tata tertib sekolah yang tujuannya agar siswa patuh pada aturan bukan patuh karena takut kepada guru. Tata tertib sekolah biasannya ditempatkan di setiap kelas agar selalu dibaca dan dipatuhi oleh siswa.

  1. 5.      Pengaturan Mutasi Siswa

Syarat-syarat pengaturan siswa yang pindah maupun menerima siswa pindahan memiliki aturan-aturan sendiri yaitu:

  • Syarat-syarat mutasi (siswa pindah ke sekolah lain).
  • Syarat-syarat mutasi masuk siswa
  1. pengisian surat permohonan oleh orang tua siswa.
  2. Sekolah membuat surat keterangan pindah (format S-13) rangkap 2 lembar (buat arsip dan dibawa oleh siswa yang bersangkutan).
  1. Konsultasi kepada tim (yang terdiri dari guru-guru pilihan
  2. Membawa surat keterangan pindah
  3. Membawa raport sebagai bahan pertimbangan kepala sekolah untuk memutuskan diterima atau tidak.
  4. Apabila diterima, sekolah akan memberi balasan diterima.
  1. 6.      Pengaturan Lulusan

Pengaturan lulusan yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, dilakukan dengan cara guru hanya mengambil formulir dari suatu sekolah. Untuk selanjutnya diserahkan kembali kepada siswa dan wali murid.

  1. 7.      Pengaturan Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan ekstra kurikuler yang diadakan di SDN bendogerit I antara lain:

  1. Drum band yang dibina oleh bapak Rohmat Fauzi yang dilaksanakan pada hari selasa dan jumat pukul 15.00 sampai selesai
  2. Pramuka yang dibina oleh bapak Sugiharto dan ibu Endang Sulistiyowati yang dilaksanakan pada hari sabtu pukul 14.30 sampai 16.00
  3. Tari yang dibina oleh ibu Endang Sulistiyowati yang dilaksanakan pada hari jumat pukul 15.00 sampai selesai
  4. Vokal atau musik yang dibina oleh ibu Patminingsih yang dilaksanakan pada hari kamis dan jumat setelah pulang sekolah
  5. Agama atau tartil Al Quran yang dibina oleh ibu Isbandiyah yang dilaksanakan pada hari kamis setelah pulang sekolah
  6. Silat (Setia Hati Terate) yang dibina oleh mbak Dina yang dilaksanakan pada hari jumat pukul 14.00 sampai 16.00
  7. 8.      Kebijakan sekolah di bidang kesiswaan

Beberapa kebijakan sekolah di bidang kesiswaan antara lain sebagai berikut:

  1. mengutamakan pelayanan kepada siswa baik pelayanan intra sekolah maupun estra sekolah dan pelayanan srana dan prasarana sekolah
  2. mengadakan bimbingan penyuluhan kepada siswa yang mempunyai problem atau masalah yang bekerja sama dengan masyarakat sekolah secara baik dan terbuka
  3. mmbentuk paguyuban wali murid untuk menyelsaikan msalah-masalah pembelajaran
  4. menentukan tata tertib untuk semua siswa
  5. pemberian motivasi kepada siswa yang bersifat intrinsik maupun ekstrinsik yang berupa teguran, pemberian semangat dan pemberian hadiah
  6. 9.      Klaper / buku Bantu pendataan siswa

Untuk mempermudah pendataan siswa di SDN Bendogerit I, maka SDN Bendogerit I membuat klaper/ buku Bantu pendataan siswa untuk seluruh siswanya mulai dari kelas I sampai kelas VI dan dari tahun ke tahun yang pengisiannya menutrut huruf abjad. Di dalam klaper tersebut terdapat beberapa keterangan terkait dengan siswa antara lain nama lengkap, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, agama, alamat siswa, pekerjaan orang tua dan usia.

  1. 10.  Data Prestasi

SDN Bendogerit I adalah salah satu sekolah yang mempunyai nama harum di wilayah kecamatan Sananwetan maupun Kota Blitar, karena banyak prestasi yang telah diraih. Untuk mengabadikan prestasi-prestasi tersebut, maka SDN Bendogerit I membuat buku data prestasi yang berfungsi untuk mencatat prestasi yang telah diraih.

D. KEPEGAWAIAN

Untuk mengetahui data tentang kepegawaian di SDN Bendogerit I penyusun memaparkan data pegawai. Tujuan dari pengumpulan dan mengetahui data kepegawaian ini adalah untuk menambah pengalaman bagi calon guru, memahami seluk beluk kepegawaian serta kepegawaian khususnya guru. Data-data kepegawaian di SDN Bendogerit I meliputi hal-hal berikut.

1)      Daftar Urut Kepangkatan (DUK) Pegawai

Di SDN Bendogerit I, Daftar Urut Kepangkatan sudah tersusun rapi, meliputi ijazah, status jabatan, pangkat golongan ruang serta pembagian tugas dari masing-masing guru yang ada. Kutipan Daftar Urut Kepegawaian (DUK) guru di SDN Bendogerit I tahun 2007/2008 terdapat pada lampiran.

2)      Mekanisme Pengadaan, Pengangkatan, Kenaikan Pangkat dan Mutasi Pegawai SD

berkaitan dengan mekanisme pengadaan pegawai sekolah, hal ini merupakan wewenang dari pemerintah kota blitar atas permintaan UPTD atau cabang dinas pendidikan dan kebudayaan setempat. Jumlah tenaga pengajar di SDN Bendogerit I pun sudah terpenuhi seperti yang tertulis pada daftar personalia di atas. Sedangkan mengenai mutasi guru, birokrasi sudah mempunyai gambaran tersendiri. Untuk kenaikan pangkat secara rutin setiap 4 tahun yang disebut kenaikan pangkat reguler, guru bias mengajukan permohonan tersebut.

3)      Pelaksanaan Peraturan Disiplin PNS

sebagaimana sebuah lembaga pastilah memiliki peraturan. Begitupula dengan PNS, peraturan disiplin PNS merupakan peraturan tertulis yang dibuat oleh dinas. Misalnya mengenai seragam, jadwal pelajaran aktif dan sebagainya. Pelanggaran terhadap peraturan ini juga menyebabkan sanksi, baik berupa sanksi intern (antara sekolah dengan guru) maupun sanksi pribadi (sanksi yang berasal dari dinas)

4)      Penilaian (DP3) PNS

Pelaksanaan DP3 PNS merupakan wewenang penuh Kepala Sekolah. Penilaian ini dilakukan dengan melihat pola kerja guru sehari – hari serta berdasarkan pada peraturan disiplin PNS. Sifat penilaian ini sangat rahasia.

5)      Pengaturan kesejahteraan pegawai

Pengaturan Kesejahteraan Pegawai di SDN Bendogerit 1 yaitu dengan memberikan gaji, tunjangan, dan cuti kepada setiap guru. Untuk guru tetap mendapatkan gaji dari pemerintah pusat setiap bulan. Sedangkan GTT mendapat gaji setiap bulan sesuai dengan ketentuan sekolah. Selain itu usaha untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai yang dilakukan pemerintah yaitu dengan adanya askes dan koperasi.

6)      Pembinaan dan pengembangan profesi pegawai

1)      Pembinaan Pegawai di SDN Bendogerit 1 didasarkan atas sistem karir dan pengembangan profesi kepegawaian diberlakukan terhadap semua guru, melalui kegiatan penataran. Pembinaan ini biasanya dilakukan setiap tahun. Dengan adanya upaya pembinaan dan pengembangan profesi pegawai, diharapkan guru semakin kompeten pada bidang yang mereka tekuni agar pengetahuan dan pengalaman tersebut dapat dipindah alihkan kepada anak didik, sehingga mutu yang dihasilkan.

E. Keuangan

1. Cara Mendapatkan Sumber Keuangan Sekolah

  1. Dari Pemerintah Pusat

1)      Dana BOS (Bantuan Operasi Siswa)

  1. Dari Pemerintah Daerah

1)      Dana rutin

Dana rutin dari Pemerintah daerah antara lain :

  • Belanja pegawai
  • Belanja barang
  • Belanja lain – lain

2)      DOP (Dana Operasional Pendidikan)

DOP untuk tahun 2008/2009 tidak diberikan.

3)      BKM (Bantuan Kurang Mampu)

BKM untuk tahun ajaran 2008/2009, SDN Bendogerit 1 Blitar sudah mengajukan ke pemerintah Daerah. Namun pemerintah daerah belum memberikan keputusan.

  1. 2.      Mekanisme Pencairan dan Pengelolaaan Dana (DPP)
  2. Mekanisme Pencairan Dana

1)      BOS

Kepala Sekolah dengan Kepala Bina Program menandatangani surat perjanjian BOS. Sekolah membuat laporan pencairan dana BOS. Bendahara sekolah mengajukan pembayaran BOS yang harus mendapatkan rekomendasi dari UPTD. Kemudian bendahara sekolah pergi ke Bank untuk mengambil dana BOS yang telah disetujui. Setelah itu sekolah membuat laporan pertanggungjawaban.

2)      Dana rutin (Gaji Pegawai)

Bendahara mengajukan permintaan pembayaran gaji pegawai yang harus mendapatkan rekomendasi dari UPTD. Setelah itu, bendahara gaji sekolah dasar mengambil gaji ke ranting Dinas Kecamatan (UPTD) untuk kemudian  dibagikan kepada guru – guru.

  1. Pengelolaan Dana Sekolah

1)      Dana BOS

BOS digunakan untuk keperluan, antara lain :

  • Pembiayaan PSB (Penerimaan Siswa Baru)
  • Pembelian buku penunjang dan referensi
  • Pembelian bahan habis pakai (ATK)
  • Biaya kegiatan kesiswaan
  • Biaya ulangan dan UAS
  • Pengembangan profesi guru
  • Biaya perawatan sekolah
  • Membayar langganan daya dan jasa
  • Membayar tenaga honorer
  • Memberi bantuan siswa miskin
  • Remidial dan pendalaman
  • Membiayai keguatan pengelolaan BOS
  • Pengadaan alat peraga dan media pembelajaran

2)      Dana Rutin

Dana rutin yang digunakan untuk belanja pegawai, antara lain :

  • Gaji pokok
  • Tunjangan keluarga
  • Tunjangan jabatan
  • Tunjangan fungsional khusus
  • Tunjanagan fungsional umum
  • Tunjangan beras
  • Tunjangan PPh
  • Iuran asuransi kesehatan
  • Tambahan penghasilan berdasarkan beban kerja
  • Pembulatan

3)      Dana Insidental Wali Murid

Dana incidental wali murid digunakan untuk keperluan sarana dan prasarana. Untuk tahun ini, SDN Bendogerit 1 sudah terealisasikan kepada wali murid namun belum dapat terwujud seluruhnya.

  1. 3.      Kebijakan Sekolah di Bidang Pengelolaan Keuangan
  2. Penyaluran gaji (Dana rutin)
  3. Penggunaan sumbangan biaya penyelenggara pendidikan sesuai komponennya, yaitu murid, kelas, tata usaha dan kesejahteraan serta pengelolaan sekolah.
  4. Perawatan dan operasionalnya.

F. SARANA DAN PRASARANA

1. Denah Gedung dan Fasilitas Sekolah

SDN Bendogerit 1 terletak di jalan Hasanudin no. 1 Kelurahan Bendogerit Kecamatan Sananwetan kota Blitar. Adapun  denah SDN Bendogerit 1 dapat dilihat pada lampiran 10.

2. Perencanaan dan Pelaksanaan Inventarisasi

Hal-hal yang meliputi perencanaan dan pelaksanaan inventarisasi adalah :

  1. Pendataan barang inventaris
  2. Merencanakan pengadaan barang baru yang diperlukan
  3. Pengadaan barang

3. Pengaturan Pendayagunaan Prasarana dan Sarana Sekolah

            Pengaturan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah berupa perpustakaan.

  1. Ada petugas khusus untuk perpustakaan yang dikelola oleh bu Dina dan pak Prima
  2. Pengadaan buku-buku perpustakaan diperoleh dari beberapa sumber
  3. Di perpustakaan terdapat tata tertib (masih berlaku)
  4. Terdapat jadwal pinjaman buku untuk masing-masing kelas dan kesempatan membaca di ruang perpustakaan
  5. Perpustakaan digunakan sebagai penunjang Proses Belajar Mengajar

Pengaturan pendayagunaan sarana dan prasarana sekolah berupa alat peraga budang studi tertentu

  1. Alat peraga bidang studi tertentu ditempatkan di luar kelas, di perpustakaan, di ruang UKS dan di ruang PKG
  2. Alat peraga bidang studi tertentu digunakan seoptimal mungkin untuk menunjang keberhasilan PBM

1)      Infentaris Barang

  • Meja dan kursi untuk 1 siswa                         : 340 stel
  • Meja dan bangku untuk 2 siswa                     : 210 stel
  • Almari kelas                                                    : 18
  • Almari loker di kelas                                       : 12
  • Alamari kayu di kantor, ruang guru dan

ruang kepala sekolah                                       : 9

  • Alamari kaca (besar)                                       : 1
  • Bupet kaca                                                      : 4
  • Meja dan kursi tamu                                       : 3 stel
  • Rak perpustakaan                                            : 2
  • Meja dan kursi guru di ruang guru                  : 32 stel
  • Tipe tens                                                          : 1
  • Radio tipe                                                       : 1
  • Televisi 21 inci dan VCD                               : 3
  • Kaset pembelajaran teknik mengajar (CD)     : 1 tas
  • Kaset pembelajaran bahasa Inggris                 : 1 tas
  • Kaset pembelajaran MIPA                              : 1 tas
  • Amplifeiyer                                                     : 2
  • Mimbran Toa Uk.35                                        : 1
  • Mike Toa                                                         : 6
  • Salon                                                               : 4
  • Organ (elekton) merk Roland                         : 1
  • Keyboard                                                        : 1
  • Tiang tempat notasi                                         : 1
  • Gitar                                                                : 1
  • Pianika                                                                        : 5
  • Suling Sofran                                                  : 5
  • Komputer di kantor TU                                  : 4
  • Komputer di ruang komputer untuk

pembelajaran siswa                                         : 7

  • Kipas angin                                                     : 18
  • Meja Ping Pong                                               : 2
  • Kursi plastic warna hijau                                 :
  • Handycam merk Sony                                                : 1
  • Warles                                                             : 1

2)      Inventaris peraga sains

  • Batuan                                                       : 1 set
  • Cahaya                                                      : 1 set
  • Air                                                             : 1 set
  • Pencernaan                                                : 1 set
  • Bunyi                                                        : 1 set
  • Optik                                                         : 1 set
  • Panas                                                         : 1 set
  • Listrik                                                        : 1 set
  • Magnet                                                      : 1 set
  • Tata Surya                                                 : 1 set
  • Batubara dan Minyak                               : 1 set
  • Kartu makanan                                          : 1 set
  • Kartu binatang                                          : 1 set
  • Neraca                                                       : 1 set
  • Energi                                                        : 1 set
  • Pesawat sederhana                                    : 1 set
  • KIT Guru                                                  : 4 buah
  • Model tata surya                                       : 1 buah
  • Kamuflase                                                 : 1 buah
  • Bel kaleng                                                 : 3 set
  • Torso binatang                                          : 3 set
  • Torso manusia                                           : 1 set
  • Model peredaran darah                             : 1 set
  • Model kapal uap                                       : 1 set
  • Torso                                                         : 2 buah
  • Kerangka                                                   : 1 buah
  • KIT IPA                                                    : 2 buah
  • Buku bahasa Indonesia kelas I-VI            : 755
  • Buku Sains kelas I-VI                               : 755
  • Buku tematik kelas II                               : 193

3). ALAT DRUM BAND :

No. Nama Alat Baik Rusak Ringan Rusak Berat Jumlah

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

Terompet

Senare Drum

Cymball

Bass Drum

Ballyra

Trio

Stik Mayoret

Tiang Bendera

Almari

Podium

Baju Warna Hijau

Baju Warna Merah

Baju Warna Fanta

Baju Warna Hijau

Baju Bendera Hijau Kuning

Baju Biru merah

Baju Bendera Hijau Orange

Bendera Hijau

Bendera Hitam Perak

Baju Mayoret

Baju padarampak

Jilbab

15 buah

9 buah

4 set

4 buah

12 buah

1 buah

2 buah

80 buah

-

-

33 buah

78 buah

88 buah

61 buah

60 buah

60 buah

20 buah

20 buah

20 buah

6 buah

40 buah

25 buah

2 buah

20 buah

1 set

-

14 buah

2 buah

-

-

1 buah

1 buah

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

8 buah

-

-

2 buah

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

17 buah

37 buah

5 set

4 buah

28 buah

3 buah

2 buah

80 buah

1 buah

1 buah

33 buah

78 buah

88 buah

61 buah

60 buah

60 buah

20 buah

20 buah

20 buah

6 buah

40 buah

25 buah

 

4). Buku

a. pegangan guru                                                         : 78

b. teks siswa                                                                : 1123

c. penunjang                                                                : 854

d. buku perpustakaan :

1. fiksi                                                             : 56

2. nonfiksi                                                       : 623

5). Gedung dan Bangunan

a. ruang kelas                                                              : 18

b. ruang kepala sekolah                                               : 1

c. ruang guru                                                               : 1

d. ruang TU                                                                 : 1

e. ruang mushola                                                         : 1

f. ruang KKG                                                              : 1

g. ruang perpustakaan                                                 : 1

h. ruang koperasi                                                         : 1

i. ruang MCK                                                              : 4

j. tempat sepeda                                                          : 1

k. rumah penjaga sekolah                                            : 1

Pelaksanaan penyusunan persiapan mengajar dan presensi harian

Dalam melaksankan penyusunan persiapan mengajar dan presensi harian di SDN Bendogerit 1 telah memenuhi ketentuan, yaitu guru – guru dari kelas I sampi kelas VI sebelum melaksanakan kegiatan pengajaran selalu menyusun desain pembelajaran persatuan indicator hasil belajar, menuliskan jurnal pengajaran harian dan presensi harian pada awal pengajaran. Dan untuk jam – jam berikutnya guru hanya memeriksa pada papan presensi. Pengadaan daftar kelas dan format persiapan mengajar diperoleh dari Dinas Pendidikan.

Setiap satu bulan sekali, tepatnya tiap akhir bulan, masing – masing wali kelas nelaporkan jurnal pengajaran harian dan presensi harian kepada kepala sekolah. Dengan jurnal pengajaran dan presensi harian ini, kepala sekolah dapat mementau dan mengetahui kehadiran guru – guru dan para siswa tiap bulannya. Jika ada guru – guru atau siswa yang sering absen maka dapat segera ditindak lanjuti.

Pelaksanaan Penilaian

Penilaian merupakan proses pengumpulan dan proses pngolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Penilaian dilkukn oleh guru kelas atau guru bidang studi yang kemudian diserahkan kepada wali kelas. Dalam nelaksanakan penilaian digunakan buku penilaian berbasis kelas sebagai acuan dalam mengolah nilai. Penilaian berbasis kelas merupakan proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk memberi keputusan hasil belajar siswa berdasarkan tahapan belajarnya. Dari proses itu kemudian diperoleh potret atau profil siswa dalam menguasai komppetensi. Oleh karena itu, proses penilaian terintergasi dengan proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru.

Jenis penilaian yang digunakan yaitu penilaian tertulis dan penilaian proses. Penilaian proses adalah penilaian murid selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Bentuk penilaian tertulis yang digunakan di dalam penilaian berupa subjektif dan objektif.

Pelaksaan penilaian di SDN Bendogerit 1 dilakukan melalui penilaian hasil belajar siswa seperti tersebut di atas dengan kriteria penilaian siswa sebagai berikut:

a. Nilai rata – rata formatif     =   Jumlah semua nilai formatif  

Frekuensi penilaian kumulatif  

b. Nilai raport                          =    (2 x Formatif) + (1 x Tugas) + (1 x  Semester)

4

 

 

Jika dicermati pelaksanaan penilaian seperti di atas hamper sesuai dengan hakikat penilaian KBK. Penilaian yang dilaksanakan cukup bervariasi, tetapi masih mengedepankan penilaian produk (hasil) saja. Penilaian dengan portofolio belum maksimal pelaksanaannya. Kenyataan seperti ini dapat dipahami karena KBK memang hal baru dan rumit. Untuk melaksanakannya  perlu pemahaman yang matang.

Penilaian KBK adalah penilaian berbasis kelas (PBK) yaitu, system penilaian yang menyeluruh sebagai proses pengumpulan dan penggunaan informasi oleh guru untuk pemberian nilai terhadap hasil belajar siswa berdasarkan tahap kemajuan belajarnya, sehingga didapatkan potret / profil kemampuan siswa secara utuh sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan dalam kurikulum.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

FOLLOW ME

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: